News

Sabuk Tubuh, Harness, Serta Lanyard

Sabuk Tubuh, Harness, Serta Lanyard

Apabila anda berisiko jatuh tiga mtr (10 kaki) maupun lebih di tempat bekerja anda, anda wajib menggunakan peralatan perlindungan jatuh yang cocok.

Apabila perlindungan jatuh dibutuhkan, bangun program perlindungan jatuh lengkap apabila gak ada. Program wajib mencakup mendidik serta melatih pekerja, menentukan serta menyesuaikan peralatan bagi tugas serta pekerja, serta mengetahui cara meninjau peralatan.

Pemakai wajib meninjau peralatan mereka sebelum dipakai.

Menyimpan catatan tertulis inspeksi:

  • Tukar peralatan yang rusak. Apabila ada keraguan tentang keselamatan peralatan, jangan gunakan serta meminta bantuan atasan anda.
  • Tukar semua peralatan, tercantum tali, yang terjatuh. Jangan gunakan sampai anda sudah meminta penyelia anda serta/maupun meninjau dengan orang yang kompeten maupun pabrikan.
  • Setiap peralatan penangkapan jatuh wajib diinspeksi serta disertifikasi paling tidak setahun maupun lebih selalu oleh orang yang terlatih serta kompeten. Simpan catatan tertulis dari inspeksi serta persetujuan.
  • Gunakan peredam stamina apabila kekokohan penahan lanyard saja sanggup menimbulkan cedera.
  • Cek seluruh permukaan anyaman dari kerusakan. Sejak mulai dari satu ujung, tekuk anyaman dalam huruf u. Terbalik pegang sisi tubuh sabuk ke arah anda, pegang sabuk dengan tangan terpisah sepanjang 6 sampai 8 inci.
  • Perhatikan ujung-ujungnya yang berjumbai, serat yang putus, jahitan yang tertarik, terluka maupun kerusakan objek kimia. Untaian anyaman yang rusak umumnya muncul sebagai berkas pada permukaan anyaman.
  • Tukar cocok dengan pedoman pabrik.
  • Cek grommet yang longgar, terdistorsi maupun rusak. Jangan memotong maupun meninju lubang ekstra di tali pinggang maupun posisi yang kokoh.
  • Cek sabuk tanpa grommet bagi mencari sobekan maupun lubang memanjang yang sanggup menimbulkan lidah gesper tergelincir.
  • Cek gesper bagi distorsi serta ujung yang tajam. Palang luar serta tengah wajib lurus. Cek dengan cermat sudut serta titik-titik attachment pada bar tengah. Mereka wajib tumpang tindih bingkai gesper serta bergerak leluasa bolak-balik di rongganya. Rol wajib berputar leluasa pada bingkai.
  • Pastikan paku keling ketat serta gak bisa dipindahkan. Sisi bodi pangkalan keling serta duri keling di luar wajib rata terhadap material. Pastikan paku keling gak bengkok.
  • Cek paku keling diadu maupun retak yang menunjukkan tanda korosi kimia.

 

  • Putar tali lanyard serta cek dari ujung ke ujung bagi mencari serat yang kabur, aus, patah maupun terpotong. Zona yang lemah mempunyai pergantian nyata pada diameter tali aslinya.
  • Tukar ketika diameter tali gak seragam seluruhnya, mengikuti periode break-in singkat.
  • Makin tua tali serta makin banyak dipakai, makin penting pengujian serta inspeksi.

 

  • Cek piranti keras apakah ada retak, penyok, tekuk, karat, tanda deformasi, maupun cacat yang lain. Tukar sabuk apabila cincin d gak pada sudut 90 derajat serta gak bergerak secara vertikal independen dari bantalan tubuh maupun sadel d.
  • Pastikan piranti keras apa pula gak memotong maupun mengacaukan sabuk maupun sabuk pengaman.
  • Cek loop perkakas serta jahit sabuk bagi loop yang rusak maupun membentang.
  • Cek cincin tas serta bilah pisau bagi menetapkan bahwa kancing tersebut aman serta berfungsi dengan baik. Cek paku keling loop perkakas. Cek apakah ada pemisahan benang maupun busuk, baik di dalam ataupun di luar sabuk bantalan tubuh.
  • Cek buncis bagi distorsi kait serta mata, retakan, korosi, maupun permukaan yang diadu. Penjaga (kait) wajib duduk ke dalam hidung jepret tanpa mengikat serta gak boleh terdistorsi maupun terhalang. Pegas penjaga wajib memberikan kekokohan yang cukup bagi menutup penjaga dengan kokoh.