Perdebatan Antara Perokok Aktif dan Pasif
BLog

Perdebatan Antara Perokok Aktif dan Pasif

Apakah anda seorang perokok aktif? Atau mungkin seorang perokok pasif? jika benar ataupun tidak pastinya ada pro kontra antara dua kubu tersebut, antara yang merokok dan tidak merokok. Kenapa bisa begitu, sebab kini peraturan dilarang merokok sudah semakin ketat, bahkan walaupun itu diluar ruangan.

Pada Negara Eropa terutama di Negara Inggris, aturan dilarang merokok kini sudah diberlakukan di berbagai tempat umum, seperti misalnya di restoran, halte bus, mini market dan lain sebagainya. Bahkan tidak tanggung-tanggung, denda yang dapat dikenakan bagi perokok yang melanggar aturan tersebut cukup besar, yang pastinya 10 kali lipat dari harga rokok tersebut.

Ya, mungkin ini suatu aturan yang ingin membuat kehidupan para penduduk di Negara Inggris menjadi lebih sehat lagi. Oleh karenanya aturan dilarang merokok kini sudah semakin diperketat. Tapi tentunya tidak ada yang bisa menerimanya begitu saja, terutama untuk mereka yang memang merupakan perokok aktif yang sudah lama kecanduan.

Ada beberapa pro dan kontra yang muncul dengan adanya aturan tersebut. Ada yang mengatakan bahwa merokok itu adalah hak semua orang sebab dia membelinya dengan uang sendiri. Ada juga yang mengatakan jika sangat tidak nyaman jika ada didekat orang yang merokok.

Perdebatan Antara Perokok Aktif dan Pasif

Di Negara kita sendiri, Indonesia, aturan dilarang merokok juga telah ada sejak lama, bahkan dulu sempat ada yang mengatakan jika merokok adalah perbuatan yang diharamkan. Sebagai salah satu orang yang termasuk ke dalam kategori perokok aktif tentunya saya juga tidak setuju jika merokok adalah sebuah perbuatan haram.

Perokok Aktif Vs Pasif

Walaupun merokok memang memiliki banyak dampak negatif terutama untuk kesehatan, akan tetapi tidak bisa serta merta dikatakan bahwa merokok adalah perbuatan haram. Merokok secara berlebihan mungkin memang akan menimbulkan efek yang berbahaya, tapi itu tidak hanya berlaku untuk rokok saja. Segala sesuatu yang dikonsumsi secara berlebihan tentunya akan menimbulkan efek yang sangat buruk untuk kesehatan.

Seperti contohnya jika kita mengkonsumsi makanan yang mengandung gula terlalu banyak maka kita juga akan sangat beresiko untuk terkena penyakit gula. Tidak hanya itu apabila kita makan dengan porsi yang banyak dan terlalu berlebihan tentunya itu akan menyebabkan obesitas dan itu juga bisa beresiko kematian. Bukankah itu sama menyeramkannya dengan bahaya merokok.

Oleh karena itu tentu saja merokok tidak bisa begitu saja dikatakan sebagai tindakan haram, sebab semua yang dilakukan terlalu berlebihan memanglah akan menimbulkan efek yang buruk. Bahkan jika anda seorang perokok tentu anda telah merasakan beberapa keuntungan dari merokok. Contohnya jika kita sedang pusing pikiran, dengan merokok mungkin itu bisa sedikit teratasi. Jika kita sedang bingung mencari suatu ide bagi perokok biasanya dengan merokok otak kita akan lebih gampang untuk berfikir.