News

Aturan Tentang Larangan Merokok

aturan-tentang-larangan-merokok

Untuk melindungi anak, pemerintah saat ini telah mempertimbangkan dampak dari produk tembakau yaitu rokok. Adanya zat adiktif yang dikandung adalah faktor utama pemerintah di Indonesia berupaya megendalikan masalah dari rokok. Bahkan hal ini sudah tercantum dalam undang-undang nomor 23 tahun 2002 pasal 59 dan 67 tentang perlindungan anak.

Aturan ini menyatakan secara tegas, bahwa pemerintah dan lembaga Negara lainnya wajib memberikan perlindungan khusus untuk anak dalam situasi yang darurat. Salah satunya adalah anak yang jadi korban penyalahgunaan zat adiktif, seperti rokok.

Untuk mencegahnya dapat dilakukan dengan menjauhkan si anak dari asap rokok. Rancangan peraturan pemerintah itu, mengatur implementasi penerapan tentang pasal-pasal mengenai penjualan produk tembakau. Bahkan kemenkes menyelenggarakan peringatan hari tanpa tembakau sedunia. Di setiap tahun juga selalu dilakukan acara event tentang larangan merokok yang diikuti oleh kebanyakan generasi muda.

 

Undang-Undang Larangan Merokok

Mengingat bahwa sudah ada undang-undang tentang larangan merokok yang dibuat oleh presiden RI, untuk melindungi anak dibawah umur. Berikut ulasannya :

  1. UUD nomor 23 tahun 1992 tentang kesehatan ( Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 nomor 4419)
  2. UUD nomor 23 tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup ( Lembaran Negara Republik Indonesia nomor 3699)
  3. UUD nomor 39 Tahun 1999 tentang hak asasi ( LNRI tahun 1999 nomor 165, lembaran tambahan nomor 3886 ).

 

Maksud Dari Adanya Undang-Undang Larangan Merokok

Mengapa diadakan undang-undang tentang larangan merokok? Nah, berikut ini penjelasannya mengapa diadakan hal tersebut.

  • Larangan tentang merokok merupakan suatu ketentuan yang mengharuskan masyarakat untuk tidak menghisap rokok di tempat umum.
  • Rokok merupakan lembaran kertas yang berukuran panjang antara 70 sampai 120 milimeter dan berisi daun-daun tembakau yang telah diracik.
  • Merokok merupakan kegiatan membakar ujungn rokok kemudian dihisap untuk mendapatkan asap masuk ke mulut.
  • Bahkan saat ini banyak tempat yang menempelkan stiker tentang bahaya rokok. Biasanya paling sering ditemukan pada kawasan dilarang merokok.
  • Yang dimaksud kawasan dilarang merokok antara lain seperti tempat umum, tempat kerja, sekolah, rumah sakit, tempat bermain anak-anak, masjid, dan sebagainya.
  • Perokok aktif adalah orang yang mengonsumsi asap rokok secara langsung.
  • Perokok pasif adalah orang yang tidak merokok, namun terkena dampaknya akibat menghirup asap rokok yang dibuang oleh para perokok aktif.

Itulah penjelasan tentang bahaya merokok. Mengingat di Indonesia sendiri merupakan Negara yang masyarakatnya 75% menyukai tembakau. Tak heran bila peraturan ini hanya dibaca saja tetapi tidak dilakukan. Memang tak salah bila merokok, tetapi ada baiknya kita menghargai peraturan yang sudah dibuat oleh Presiden dan Pemerintah Republik Indonesia. Jadi, merokoklah sesuai dengan aturan.